Agen Casino Terpercaya Andy Murray Puji Pelatihnya Untuk Melepas Status Pecundang

Agen Casino Terpercaya Andy Murray Puji Pelatihnya Untuk Melepas Status Pecundang

Andy Murray Puji Pelatihnya Untuk Melepas Status Pecundang Agen Casino Terpercaya – Andy Murray memberikan kredit kepada pelatihnya Ivan Lendl dalam usaha meninggalkan reputasinya sebagai pecundang dalam final grand slam.

Petenis nomor dua dunia tersebut akan memulai persiapannya mempertahankan titel US Open dengan mengikuti ajang Rogers Cup, minggu ini. Ajang ini juga menjadi penampilan pertamanya semenjak mengakhiri penantian Britania Raya akan juara dari tuan rumah di nomor mens-single, Wimbledon, Juni lalu.

Mengakui bahwa penunjukan Lendl sebagai pelatihnya di inspirasi dari kemampuan pria Cekoslovakia untuk mengantisipasi rekor kegagalannya di final grand slam, Murray kini akan bersandar kepada Lendl untuk mempertahankan dan meraih kesuksesan di ajang grand slam.

“Dia pernah mengalami kekalahan pada empat final grand slam, saya baru kalah pada satu final grand slam dan saya sudah merasa sebagai seorang pecundang” Murray berkata kepada Reuters.

“Berbicara kepadanya membuat saya normal. Dia melawan kekalahan tersebut dan melaju menjadi petenis yang hebat, salah satu yang terbaik. Bisa berbicara kepadanya merupakan sesuatu yang sangat membantu untuk meredam level emosional saya”.

Setelah menjani refreshing dan relaksasi di Bahamas dalam rangka liburan dan kembali menju pusat pelatihan di Miami, Murray berbicara tentang keinginannya untuk lebih fokus mendapatkan titel daripada peringkat nomor satu Agen Casino Terpercaya.

“Saya duduk beberapa waktu lalu dan sempat berbicara mengenai hal tersebut, saya ingin mencoba dan berusaha untuk memenangkan titel Grand Slam lainnya” ujar Murray.

Tahun lalu menjadi tahun penentuan bagi karir Murray di turnamen grand slam setelah berhasil mengklaim medali emas Olimpiade tahun lalu di Wimbledon, setelah dalam hitungan hari sebelumnya, dikalahkan oleh Federer, di final Wimbledon, pada kesuksesannya menembus empat final grand slam berturut-turut tahun itu.

Pria berusia 26 tahun tersebut menemukan momentumnya ketika ia memenangkan medali emas dan berlanjut ke titel US Open yang akhirnya memecah dahaganya akan gelar grand slam, dan akan kembali ke New York di akhir bulan ini, untuk mempertahankan titel grand slam pertama kalinya.

“Membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk meraih kemenangan pertama saya dan saya tahu betapa sulitnya untuk memenangi turnamen tersebut,” Murray berkata. “Saya akan bekerja sekeras mungkin untuk memberikan kemungkinan pada US Open dimulai dengan perjalanan saya di turnamen ini [Rogers Cup]”.

Untuk sekarang, fokusnya adalah untuk berlaga back-to-back ­turnam,en Masters 1000 di Montreal dan Cincinnati mendatang, sesuatu yang tidak ia targetkan sebagai kesuksesan di turnamen besar Agen Casino Terpercaya.

“Beberapa tahun terakhir saya tidak bermain secara konsisten ketika menjelang grand slam namun ketika saya bermain pada turnamen grand slam, saya merasa bermain lebih baik” Murray mengakui.

“Saya selalu lebih dahulu melihat jauh ke turnamen grand slam dan sering kali tidak bisa memainkan permainan terbaik saya pada seri Masters, yang dimana bukan merupakan priotias utama saya. Saya akan berusaha dan bermain sebaik mungkin”.

Murray saat ini sedang menunggu pemenang antara Marcel Granollers dan Grigor Dimitrov pada babak pertama untuk memulai partai pertamanya di Rogers Cup Agen Casino Terpercaya.