Agen Casino Terpercaya Ben Arfa Sesali Perbuatannya Di Timnas

Agen Casino Terpercaya Ben Arfa Sesali Perbuatannya Di Timnas

Agen Casino Terpercaya Ben Arfa Sesali Perbuatannya Di Timnas – Keinginan Hatem Ben Arfa untuk mengenakan kostum Les Blues kembali mencuat. Sejak dipecat dari skuad Euro 2012, sang pemain lebih banyak terlibat perseteruan dengan mantan pelatih Laurent Blanc dan Didier Deschamps yang memegang tampuk jabatan tersebut.

Alhasil Hatem Ben Arfa pun menyesali perbuatannya di waktu lalu dan ia berjanji akan merubah perilaku buruknya demi mendapatkan kepercayaan dari Didier Deschamps untuk masuk ke dalam skuad tim nasional Prancis.

Berawal dari kejadian di ruang ganti, pemain yang memperkuat Newcastle United itu mendapatkan teguran dari mantan pelatih Laurent Blanc karena menggunakan telepon genggam saat memasuki istirahat, yang mewarnai pertandingan melawan Swedia meski mengantongi keunggulan dua gol tanpa balas pada tahun lalu.

“Memang benar saya sudah mengacau. Saya sudah keluar dari pertandingan ini dan membuat saya benar-benar frustrasi. Tadinya saya hanya berpikir untuk kepentingan saya sendiri dan ketika Laurent Blanc membuat pernyataannya tentang panggilan telepon yang saya terima di ruang ganti, bukannya saya menutup mulut, saya justru melawan balik. Tindakan bodoh yang sepatutnya tidak saya lakukan,” sesal Ben Arfa.

“Ini tidak dapat dibenarkan dan menjadi salah satu contoh buruk yang jangan ditiru. Saya sungguh-sungguh menyesali perbuatan itu dan saya ingin mengajukan permintaan maaf kepadanya Agen Casino Terpercaya.”

Ben Arfa, yang absen hampir satu tahun akibat patah tulang pada Oktober 2012 sesaat setelah bergabung dengan Newcastle United dari Olympique Marseille, di mana ia juga melakukan tindakan tidak terpuji yang memilih tidak bermain lagi untuk klub Ligue 1 dan ia pun menyesali dan siap meminta maaf kepada mantan pelatihnya Didier Deschamps, yang kini sudah berubah haluan menangani tim nasional Prancis.

Kejadian tersebut ternyata menyisakan dendam terselubung bagi Didier Deschamps yang tidak pernah memanggil Ben Arfa sejak ia mulai menangani tim nasional Prancis selepas putaran final Euro 2012. Les Blues berhasil mengamankan tiket play-off Piala Dunia 2014 dan berharap bisa mewujudkan ambisi tampil di Brasil tahun depan.

“Beberapa kesempatan lalu kami berpapasan sejak (insiden di Marseille). Kami saling tegur sapa, tetapi memang benar bahwa percakapan kami sebelumnya telah menjadi salah satu yang hambar,” ungkap Ben Arfa.

Ketika ditanyakan apakah ia juga mengajukan permohonan maaf kepada Deschamps, Ben Arfa menjawab: “Ya, tentu saja. Namun berbeda dengan Laurent Blanc. Kondisinya bersama Didier Deschamps jauh berbeda. Saya lebih suka menjelaskan diri dengan menjernihkan suasana.”

Pemain berusia 26 tahun itu sejauh ini sudah memperkuat tim nasional Prancis sebanyak 13 caps dan mencatatkan dua gol, dan menjadi salah satu elemen penting bagi Newcastle United pada musim ini dan pelatih Alan Pardew menganggap performanya bakal lebih bersinar di tingkat internasional Agen Casino Terpercaya.