Agen Casino Terpercaya Di Canio Akhirnya Berbicara

Agen Casino Terpercaya Di Canio Akhirnya Berbicara – Mantan Manajer Sunderland, Paulo Di Canio, setelah dipecat secara tidak terhormat oleh The Black Cats kemudian tidak pernah keluar ke hadapan publik. Dia menolak untuk diwawancarai juga tidak mengadakan konferensi pers pasca pemecatan dirinya.

Namun, baru-baru ini dia akhirnya keluar di muka umum dan melancarkan serangan balasan serta pembelaan terhadap dirinya. Di Canio disalahkan karena terlalu keras terhadap pemain disebabkan karakter para pemain yang dinilai Di Canio sangat buruk. Belum lagi dia sering marah-marah kepada para pemain karena level kebugaran para pemain Sunderland yang di bawah standar seharusnya para pesepakbola. Plus dia juga menyalahkan transfer aneh yang dilakukan manajemen Sunderland tanpa sepengetahuan dirinya.

Padahal Di Canio juga secara langsung bertanggung jawab atas buruknya prestasi Sunderland yang hanya meraih satu poin dari lima pertandingan.

Maka, pelatih flamboyan itu kini angkat bicara dan menyuarakan isi hatinya. Di Canio pada sesi wawancara pertamanya di depan publik usai dipecat menyatakan bahwa dia merasa sekarang adalah seorang manajer yang lebih baik daripada sebelumnya. Dia juga menyatakan alasan kenapa tidak mau memberikan keterangan usai pemecatan. Paulo Di Canio mengungkapkan bahwa dia butuh waktu untuk tenang. Dia sadar bahwa selama ini dia adalah orang yang meledak-ledak, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih. Maka, dia perlu kontemplasi sejenak untuk mengubah kebiasaan ledakannya tersebut.

                “Saya merasa sudah menjadi manajer yang lebih baik saat ini. Saya tidak sabar untuk menunggu kesempatan untuk melatih lagi di level kompetisi yang tinggi. Saya yakin bahwa saya sudah berubah. Saya akan berusaha mengevaluasi tindak-tanduk saya dan juga mengevaluasi diri saya sendiri terlebih dahulu sebelum memberikan evaluasi kepada orang lain. Mengapa saya tidak keluar di depan publik usai dipecat? Saya membutuhkan beberapa waktu untuk melakukan perenungan yang mendalam. Kontemplasi istilahnya. Hal yang juga dilakukan banyak orang ketika melakukan kesalahan. Sebuah hal yang sudah saya tidak pernah lakukan sejak saya remaja. Saya sadar bahwa saya adalah orang yang meledak-ledak maka dari itu saya ingin mengubahnya.” Begitu kata Di Canio di wawancara pertamanya dan sekaligus juga merupakan pernyataan pertamanya di hadapan pers.

                Di Canio juga menegaskan bahwa dia sangat ingin melatih tim yang berlaga di kompetisi Eropa agar sertifikat kepelatihan yang didapatnya dari UEFA tidak sia-sia begitu saja. Di Canio menyatakan bahwa dia bahkan sangat yakin bisa membawa sebuah tim menjuarai Liga Champions Eropa.

                “Ketika saya sudah tenang saya merasakan bahwa saya bisa melatih sebuah tim yang berlaga di kompetisi Eropa. Bukan saya sombong, saya hanya percaya diri, bahwa saya bisa meraih Liga Champions Eropa. Karena jika bukan diri saya sendiri yang percaya kepada saya, siapa lagi yang saya harapkan percaya?.” Tutup Di Canio mengakhiri wawancara.