Bayern Munchen Yakin Masa Depan Julian Green Cerah

Bayern Munchen Yakin Masa Depan Julian Green CerahBayern Munchen Yakin Masa Depan Julian Green Cerah – Juara dunia Bayern Munchen sangat yakin kalau masa depan Julian Green sangat cerah. Menurut direktur klub Matthias Sammer, Green memiliki prospek ke depannya yang sangat baik untuk memperoleh tempat di tim utama asuhan Pep Guardiola dalam kurun waktu singkat.

Pemain kelahiran Florida, Amerika Serikat, saat ini sedang bersama rekan-rekannya dalam kunjungan ke Qatar untuk menjalani pusat pelatihan jelang persiapan untuk menghadapi persaingan di paruh kedua musim ini.

Sejauh ini Green merupakan top skor tim cadangan Bayern Munchen dengan torehan 15 gol dari 18 pertandingan dan debut perdananya telah diberikan kepadanya pada November lalu, di mana ia menjadi pemain pengganti saat timnya memetik kemenangan atas CSKA Moskow di fase grup Liga Champions lalu.

Kendati namanya juga disertakan oleh pelatih Pep Guardiola pada ajang kejuaraan FIFA Piala Dunia Antar Klub di bulan Desember lalu, walau tidak diberikan kesempatan untuk tampil namun Bayern Munchen mampu menjadi kampiun dalam kejuaraan yang diadakan di benua Afrika tersebut dan sekaligus menambah pundi gelar menjadi lima di sepanjang kalender tahun lalu.

Bersama rekannya di tim cadangan Bayern Munchen, Alessandro Schoepf dan Ylli Sallahi, Green kini memperoleh kesempatan untuk tampil di tim utama pada paruh musim kedua dan Sammer sangat yakin bahwa ia dan rekannya itu memiliki kualitas yang sangat baik dan bisa memenuhi kekurangan yang dibutuhkan oleh tim Bavaria tersebut.

“Pertama-tama ini merupakan tanda dari pelatih dan juga pihak klub, bahwa kami akan melanjutkan perjalanan di paruh musim kedua dengan menggunakan bakat dari kedua pemain pilar muda, dan hal ini sekaligus menambah ketajaman kami dan tetap kepada prioritas utama untuk mengembangkan bakat pemain-pemain muda yang ada sejauh ini,” tutur Sammer melalui situs resmi Bayern.

“Ketiga pemain ini membuat diri mereka masing-masing menjadi lebih baik lagi dan mereka berjuang penuh untuk memperoleh hak istimewa di klub ini. Kami menaruh keyakinan penuh kepada ketiga pemain muda, namun kini keputusan berada di tangan mereka, apakah mereka siap dan menerima tantangan untuk terus maju, atau tidak.”

Green memiliki kesempatan untuk memperkuat dua negara sekaligus antara Jerman dan juga Amerika Serikat, dan sementara ia sempat memilih untuk membela panji Jerman di tim nasional U-19, pelatih Amerika Serikat Jurgen Klinsmann – yang notabene juga orang Jerman – malah tidak ingin menyerah untuk merubah hasrat dan ambisinya untuk menggoda agar sang pemain depan suatu hari nanti memilih untuk berjuang dengan negeri ‘Paman Sam’.

“Kami sedang mempersiapkan diri untuk mengadakan pembicaraan dengannya. Saat ini, ia memang memilih untuk membela panji tim nasional Jerman U-19,” ungkap Klinsmann kepada pihak media pada Desember lalu.

“Kami tidak ingin membuat dirinya berada dalam tekanan untuk memilih dan kami akan melanjutkan proses pembicaraan secara perlahan dan meyakinkan suatu hari nanti ia berhak untuk membela panji tim nasional Jerman.”