Ini Alasan Indonesia Tidak Mendapat Jatah Berlaga Di Liga Champions Asia

Ini Alasan Indonesia Tidak Mendapat Jatah Berlaga Di Liga Champions Asia

Ini Alasan Indonesia Tidak Mendapat Jatah Berlaga Di Liga Champions Asia – PSSI melalui Joko Driyono selaku Sekretaris Jenderal PSSi membeberkan alasan kegagagalan Indonesia gagal mengirim perwakilan di ajang Liga Champions Asia musim ini. Jika ditambah dengan musim sebelumnya, maka sudah 5 tahun secara beruntun Indonesia gagal mendapat jatah tampil di kompetisi sepak bol atertinggi di benua Asia tersebut.

Joko Driyono mengatakan alasan utama pihak AFC tidak memberikan jatah kepada klub Indonesia untuk tampil di ajang Liga Champions Asia adalah karena skor Indonesia dalam perhitungan AFC mengalami penurunan. Setiap musim, pihak AFC memang selalu menilai danmemberi skor pada kualitas sepaka bola di seluruh negara anggotanya.

Dalam proses penilaian tersebut ada 11 poin yang menjadi bahan penialain dan beberapa diantaranya adalah poin tentang standar teknis, kualitas liga, bisnis, level klub dan lainnya. Jika ingin mendapat jatah langusng tampil di ajang LCA, maka Indonesia harus bisa memperoleh nilai yang cukup.

Terakhir kali pihak AFC memberikan jatah tim asal Indonesia lolos ke LCA adalah pada musim 2008. Satu tim langsung lolos ke fase grup dan satu tim lainnya harus bertarung lebih dulu dalam babak play-off untuk ikut lolos ke fase grup.

Pada musim 2008 tersebut, kompetisi sepakbola di Indonesia menurut perhitungan AFC memiliki skor yang tinggi dan berada pada ranking 8 Asia. Tapi skor itu terus menurun. Pada tahun 2011 saat adanya kisruh di tubuh PSSI, ranking Indonesia melorot ke ranking 21 dari 21 kompetisi sepakbola di Indonesia.

Kisruh PSSI yang merembet dengan adanya dualisme kepengurusan dan dualisme kompetisi membuat pihak AFC hanya memberikan jatah dua tim Indonesia untuk berlaga di ajang Piala AFC, kasta kedua kompetisi di Asia, di bawah Liga Champions Asia.

Pihak PSSI sendiri sudah menentukan dua wakil Indonesia yang akan tampil pada ajang Piala AFC musim depan. Kedua tim tersebut yakni Arema Indonesia dan Persipura Jayapura. Pemilihan kedua tim ini dilakukan oleh para anggota Exco. Sebelumnya Semen Padang santer diberitakan menjadi salah satu wakil Indonesia yang akan dikirim. Pertimbangannya, Semen Padang sudah mengikuti ajang ini pada musim lalu dan sukses melaju sampai babak perdelapan final.

Tapi pihak Exco akhirnya lebih memilih Arema Indonesia dan Persipura Jayapura yang menjadi juara dan runner up Liga Super Indonesia musim 2012/13.