Menurut Antonio Conte Juventus Akan Ulangi Sejarah

Menurut Antonio Conte Juventus Akan Ulangi Sejarah

Menurut Antonio Conte Juventus Akan Ulangi Sejarah – Pelatih Antonio Conte mengurai permasalahan dan kegagalan yang digapai tim asuhannya di sepanjang paruh pertama musim ini. Namun demikian Juventus diyakini bakal segera bangkit dan kembali melakukan aksi sapu bersih di kompetisi Eropa dalam beberapa tahun berikutnya.

Setelah tersingkir dari percaturan Liga Champions pada musim ini,  Antonio Conte mengaku masih merasakan ketidaknyamanan atas kegagalan anak-anak asuhannya yang di menit-menit akhir harus takluk dari Galatasaray dan melupakan tiket ke 16 besar.

Namun demikian bukan Juventus bila tidak memiliki ambisi dan motivasi. Bianconeri konon langsung mengalihkan perhatiannya kepada kesuksesan di kompetisi domestik dan mereka membidik gelar ketiga Scudetto di musim ini, untuk melengkapi treble winner yang tentunya masih terbuka lebar bagi mereka untuk melakukannya.

Antonio Conte mengungkapkan bahwa Juventus masih bisa merengkuh trofi yang cukup banyak di musim 2013-14, untuk menjadikan jadwal permanen yang akan tercatat dalam sejarah pencapaian klub tersebut, kendati sudah tersingkir dari jajaran tim elit di kompetisi kelas satu Eropa.

Jawara Serie A itu harus mengakui ketangguhan lawan-lawannya di babak grup, termasuk dari Real Madrid dan Galaasaray di kompetisi Liga Champions, namun Conte masih mencanangkan tiga gelar yang akan diraih oleh Bianconeri pada musim ini.

Namun demikian perjuangan Juventus tidak sepenuhnya berakhir, di kompetisi reguler mereka masih digdaya dalam berpotensi merekut gelar ketiga secara beruntun, kemudian Liga Europa – di mana laga final tahun ini kedapatan markas mereka yang menjadi pihak penyelenggara – dan mencoba untuk memecahkan rekor Coppa Italia ke-10 kalinya.

Karena itu Antonio Conte berbicara sangat lantang mengenai hal tersebut dan ia pun menerima penghargaan sebagai Pelatih Terbaik yang diselenggarakan oleh Dubai Globe Soccer Awards dan menyisihkan dua lawan terberatnya yaitu Rafael Benitez dan Jurgen Klopp.

Conte mengatakan: “Kami ingin membalikkan keadaan di tahun 2014. Kami ingin memenangkan trofi Liga Europa, terlebih karena momentum sebagai pihak penyelenggara partai final berada di Juventus Stadium, dan ini menjadi keuntungan besar bagi kami.

”Pada musim ini kami ingin memenangkan setiap kompetisi yang ada. Masih terbuka peluang meraih gelar Scudetto ketiga kalinya secara berturut-turut dan juga Coppa Italia. Maka jika kami memetik kemenangan di ajang Coppa, maka itu akan menjadi rekor, karena kami merupakan tim pertama yang mampu mencapai gelar ke-10 kali.

“Kegagalan di Istanbul masih terasa berat bagi kami untuk tersisih di Liga Champions, namun karena kami juga tidak bermain baik saat menghadapi Galatasaray di laga tersebut. Musim depan tidak akan mengulangi hal tersebut di kompetisi yang sama.”

Dalam penghargaan yang dikeluarkan dari negara Timur Tengah tersebut, Conte ingin mengucapkan terima kasih kepada pemain-pemainnya yang telah menampilkan performa brilian di sepanjang taun 2013.

Ia menambahkan: “Penghargaan ini dipenuhi dengan rasa kebanggaan bagi saya dan saya memberikan rasa tanggung jawab sepenuhnya tidak terlepas berkat peran dari semua pemain yang membantu saya mewujudkan penghargaan ini. Tanpa keraguan lagi, apresiasi besar saya tujukan kepada mereka.

“Apakah saya akan memetik penghargaan yang sama dari FIFA? Perjalanan masih panjang, karena anda harus memetik sejumlah penghargaan di dunia internasional, seperti yang sudah ditorehkan Pep Guardiola dan Jose Mourinho,” tutup Conte.