Neymar Menuai Pujian Dari Gerardo Martino

Neymar Menuai Pujian Dari Gerardo Martino

Neymar Menuai Pujian Dari Gerardo Martino –  Manajer klub Barcelona, Gerardo Martino memberikan pujiannya terhadap salah satu bintang mereka, Neymar. Bahkan pelatih asal Argentina tersebut, Neymar sanggup untuk menggantikan peran dari Lionel Messi yang saat ini harus absen karena berada didalam masa pemulihan cenderanya. Meskipun Barcelona harus bertanding tanpa sosok seorang Lionel Messi, namun Neymar mampu tampil luar biasa, termasuk berhasil mencetak hat trick pedananya untuk klub raksasa asal Catalan tersebut.

Martino memang mengakui bahwa penampilan dari Neymar diawal kedatangannya ke Camp Nou tidaklah begitu baik, namun berdasarkan proses adaptasi yang telah dilaluinya, Neymar kini mampu bermain lebih konisten.

“Neymar sendiri memang tidak memulai kariernya di Barcelona dengan baik, dirinya harus mampu beradaptasi dengan posisi sebagai penyerang tengah. Namun dalam pertandingan tersebut, anda dapat melihat bahwa Neymar telah berhasil menunjukan 1 hal, yakni ia bisa melakukannya.” Ungkap Martino.

Martino juga memuji Neymar sebagai pemain yang mampu membuatnya menjadi kagum. Neymar merupakan pemain dengan kemampuan untuk merebut bola dan juga mencetak gol, menurut Martino sendiri, hal tersebut merupakan hal yang langka.

“Apa yang telah membuat saya merasa kagum ialah Neymar mampu bemain dan menjadi suatu sistem permainan tim secara baik, dirinya juga mampu membantu tim dalam merebut bola, dirinya merupakan salah satu tipe pemain yang sangat langka,” pungkasnya membahas striker muda asal Brasil tersebut.

Dalam laga pamungkas fase grup Liga Champions, Barcelona kala menghadapi Celtic, Neymar berhasil menujukan permainan terbaiknya dengan mencetak hat trick perdananya untuk Barcelona, Barcelona pun berpesta setelah mereka berhasil menundukan klub raksasa asal Skotlandia tersebut dengan skor akhir 6 – 1.

Mereka pun memantapkan diri sebagai juara grup dan melanjutkan langkah mereka ke babak 16 besar Liga Champions ini, yang sejatinya merupakan debut bagi seorang Tata Martino di kancah eropa.

Kemenangan besar ini juga sebagai jawaban dari kekalahan beruntun yang sebelumnya dialami oleh jawara La Liga Spanyol musim lalu tersebut, dimana dalam 1 minggu terakhir banyak kritikan ditunjukan kepada gaya kepelatihan Gerardo Martino yang mengubah gaya permainan dari Tiki Taka yang sangat khas dengan Barcelona selama ini sejak dibawah kepemimpinan Joseph Guardiola menjadi permainan yang lebih mengandalkan serangan balik cepat.

Mereka juga beberapa kali kalah dalam hal ball possesion didalam pertandingan yang menjadi hal yang langka terjadi dibawah kepemimpinan Pep Guardiola dan juga Tito Vilanova sebelumnya, penampilan inkonsisten dari Barcelona disinyalir karena mega bintang mereka, Lionel Messi harus absen karena cendera, akan tetapi Neymar sudah sanggup untuk bisa menggantikan peranan dari Messi ataupun menjadi tandemnya di lini depan setelah bintang asal Argentina tersebut sembuh dari cenderanya.