Xavi Hernandez Komentari Performa Timnya

Xavi Hernandez Komentari Performa Timnya  – Wakil kapten Barcelona Xavi Hernandez menyadari rekan-rekannya tampil kurang menggigit lawan Atletico Madrid. Kendati demikian ia sudah puas dengan torehan satu angka saat menghadap rival terdekat mereka di kompetisi La Liga, Atletico Madrid.

Karena itu kedudukan 0-0 dianggap merupakan salah satu bentuk kekurangan daya serang dari Barcelona, sehingga perebutan gelar juara di musim ini tetap terbuka diantara tiga tim teratas – Barcelona, Atletico Madrid dan Real.

Xavi Hernandez sangat yakin bahwa serangan rekan-rekannya tidak terlalu membahayakan di sepanjang pertandingan di Vicente Calderon, meski pelatih Gerardo ‘Tata’ Martino terkesan terlambat dalam menurunkan Lionel Messi dan Neymar da Silva, yang tampil cukup impresif setelah kehadiran kedua pemain tersebut.

Apalagi mengawali pertandingan dengan tiga penyerang – Alexis Sanchez, Cesc Fabregas dan Pedro Rodriguez, terkesan jauh dari ‘angker’ dan mereka seakan-akan tidak mampu untuk menembus keperkasaan lini belakang Atletico yang dikawal oleh Miranda cs.

Entah sengaja atau memang tidak menurunkan duet dari benua Amerika Selatan itu sejak awal, tetapi yang pasti Xavi menanggap kubu Catalan itu sepert kesulitan untuk membongkar pertahanan Atletico, malahan mereka sempat mengancam gawang Victor Valdes beberapa kali melalui Diego Costa dan Arda Turan.

Meskipun demikian pemain berusia 33 tahun itu menganggap kalau Barcelona tidak mampu menunjukkan permainan terbaiknya seperti di pertandingan lain, kala mereka tampil tidak terlalu tajam saat menghadapi tekanan dari tuan rumah.

“Atletico merupakan salah satu tim yang bermain cukup kompak dari segi organisasi tim dan juga pertahanan dan mereka bekerja sangat kuat dari segi stamina dan fisik. Kami boleh saja mendominasi penguasaaan bola dan pertandingan secara menyeluruh, tetapi tidak mampu menghasilkan peluang yang membahayakan gawang lawan,” tegasnya.

“Ini merupakan sebuah pertandingan dengan tingkat intensitas yang tinggi. dalam kurun waktu 20 atau 15 menit terakhir, kami sempat melahirkan kesempatan terbaik, namun sayang kami tidak mampu menciptakan gol. Atletico benar-benar tim yang luar biasa.

“Mereka mampu menerapkan sebuah permainan berbeda dibandingkan kami, namun mereka sekali lagi mampu melakukannya dengan baik. Bahkan mereka hanya menyisakan sedikit ruang tembak kepada kami di lini pertahanannya.”

Hasil itu sekaligus sekaligus membuat Barca sekali lagi tidak tergeser dari posisi puncak dan masih memiliki keunggulan dari Atletico Madrid, dan membuat Real Madrid mendekatkan selisih menjadi tiga angka dengan kedua tim tersebut, usai menaklukkan Espanyol 1-0, berkat gol semata wayang Pepe di pertandingan paling akhir.

Dan karena itu Xavi menganggap perebutan gelar juara di musim ini masih terbuka lebar dan hal ini wajib diantisipasi sang juara bertahan.

“Atletico Madrid merupakan lawan yang kokoh dan Madrid masih menunggu di belakang kami. Ketiga tim ini akan bersaing penuh hingga musim kompetisi ini berakhir,” lanjutnya.

Messi baru masuk di paruh kedua namun kali ini tidak mampu membawa suatu perubahan seperti laga melawan Getafe lalu.

Kandidat peraih Ballon d’Or tahun ini baru saja kembali dari masa pertapaan selama 60 hari karena cedera hamstring dan Xavi mengatakan bahwa kehadiran pemain asal Argentina dan Neymar, yang juga sedang mengalami radang lambung, membutuhkan waktu memulihkan diri lebih baik lagi.

Ia menambahkan: “Mereka semua pemain penting di klub ini, namun tim ini harus benar-benar mengatasi mereka dengan hati-hati.”